Katamu; apapun asal aku bahagia nyatanya sedih masih hidup dalam hatiku gelisah masih mengusik malamku dilema terus bermain dalam kepalaku
Bagaimana bisa aku seyakin itu padamu dengan mudah memberikan hatiku utuh untukmu menaruh banyak harap pada dirimu.
Kau benar. Banyak sekali kejutan yang kau beri untukku, terlalu banyak hingga aku telat menyadari satu hal. Bahwa kau hanya manusia bisa yang sama sepertiku. Bukan hanya kejutan yang membuatku bahagia tapi juga yang membuatku terluka.
Terlalu sering membuat hatiku melambung tinggi hingga aku lupa kau mampu menjatuhkannya kapanpun kau mau.
Malam ini untuk pertama kalinya aku tak menemukanmu dalam puisiku.
Semestaku berduka dan hanya mampu menuangkan segalanya pada sebaris aksara. Karena entah kepada siapa aku harus bercerita. Cerita tentang hilangnya kamu dalam diriku.
Kemana dirimu yang katanya ingin melihatku bahagia.
Ah, maaf. Mungkin aku terlalu berlebihan.
Aku lupa mungkin kau butuh ruang sendiri. Bahwa hidupmu bukan hanya tentang aku dan bahagiaku.
Maaf jika aksara ini mengganggu mu.
Bekasi, 29 Januari 2018
00;15
Tidak ada komentar:
Posting Komentar