Hai kamu.
Bagaimana kabarmu? Ini sudah hari ke-7 aku tanpa(kabar)mu, semoga kau baik-baik saja semoga selalu ada kebahagiaan disetiap hari yang kau lalui dan bagaimana kabar hatimu? Apa es dalam hatimu masih belum cair juga? Baiklah. Aku akan tetap menunggumu.
Malam ini sepertinya banyak anak muda yang kecewa karna hujan turun tak henti-hentinya. awalnya aku baik-baik saja dengan hujan yang terus menerus mengguyur kota. Namun perlahan aku merasa ada yang mengusikku. Aku merasa ada sesuatu yang membuatku terduduk diam memandangi air yang turun dari langit. perlahan aku mulai merasakan ada sebulir air yang ikut turun dari mataku. Awalnya aku merasa baik-baik saja dengan sesuatu yang mengusikku meski aku sudah terlalu larut dalam anganku aku sudah jauh dalam khayalku aku sudah jatuh dalam kesedihanku(lagi).
Aku masih baik-baik saja.
Hujan membuatku betah berlama-lama duduk dan berkutik dengan abjad merangkai aksara menjadi sebuah paragraf mencurahkan apapun yang dirasa sebab sudah tak punya lagi tempat untuk bercerita.
Sebentar... biar kutenangkan sebentar suara riuh begerumuh didalam dadaku. Ah. Itu rinduku yang tak pernah tenang saat menyebut namamu. Ada yang berkecamuk didalam ingatanku. Ingatan tentang bagaimana dulu kita -aku dan kamu- menautkan jemari saling menggenggam dalam resah ingatanku tertuju pada suatu malam dimana kita tertahan oleh hujan. Hujan membuat waktu kita lebih lama untuk berdua. Hujan membuat kau resah karna ingin segera kembali pada aktivitasmu. Saat itu. Aku menyukai hujan ketika ia mampu menahanmu lebih lama berada disampingku.
Hujan dimalam minggu.
Aku tak lagi dapat merasakan hujan yang jatuh adalah sebagai air yang kurasakan kini setiap tetesnya adalah kenangan setiap gemerciknya adalah langkah kakimu yang hilang perlahan meninggalkanku dan gigilnya adalah rindu yang membeku tak juga hilang meski sudah berulang kali kuusir. Biar kutitipkan rindu ini pada hujan yang turun agar kau merasakan sederas itu rindu yang kurasa saat ini.
Hujan dimalam minggu. Secangkir kopi dan puisi yang kehilanganmu didalamnya.
Bekasi, 27 Agustus 2016
19;40
Tidak ada komentar:
Posting Komentar