Selasa, 16 Agustus 2016

tanpa kepastian

Satu bulan tanpa kepastian. Menunggu berhari-hari berharap dalam cemas menanti dengan sabar sampai waktu itu tiba. Menerka apa yang akan kudapat. Satu bulan tanpa kepastian, aku harus dengan sabar menikam hatiku sendiri untuk membunuh setiap rindu yang datang. Bersikap seolah aku baik-baik saja ditinggal dengan rindu yang tak pernah ramah. Menanti dengan tabah untuk hasil yang tak pernah kutau sebelumnya. Dekap hangt atau salam perpisahan. Tak pernah tau.

Satu bulan tanpa kepastian.
Tak pernah tau apa yang akan aku dapat. Cinta atau luka. Kebahagian atau kesedihan. Pelukan atau pelukaan.
Bersama rindu ini tak banyak yang kuharapkan dari sebuah akhir penantian. Semoga kau mengerti rindu ini memintamu hadir. Meminta dekapmu. Mengertilah. Aku tak pernah benar-benar memintamu pergi. Karna hatiku tak pernah mengingkan kepergianmu. Aku takkan memintamu tetap tinggal tidak juga membiarkanmu pergi. Tapi percayalah. Apapun yang kau putuskan semoga yang terbaik.

Satu bulan tanpa kepastian.
Aku menunggumu. Masih menunggumu. Dengan sabar. Dengan tabah. Dengan rindu.


Bekasi, 16 Agustus 2016.
22;10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar