Minggu, 21 Februari 2016

Dear Tuhan.

Surat ke 19 hari ke-23


Dear tuhan.
Hari ini tepat hari ke-159 kesayanganku kau ambil. Maaf jika aku tak pernah bisa untul benar-benar menghilanglan kesedihanku karna kematian itu. Tuhan. Maaf jika aku selalu menagisi kepergiannya. Aku tak pernah tau bagaimana menyikapi kehilangan itu. Kesedihan rasanya tak pernah benar-benar pergi dari hidupku. Tuhan. apa aku boleh meminta agar surat ini sampai kepadanya?

Dear Tuhan,
Kesayanganku adalah sepupu sekaligus sahabatku yang telah lebih dulu menghadmu. Yang telah lebih dulu meninggalkan kami semua yang sayang padanya. Maaf tuhan. Maaf jika aku terlalu sering menagisinya, merindukannya. Aku hanya tak bisa percaya kau lebih sayang padanya sampai kau memanggilnya lebih dulu. Tuhan, jika aku boleh mengeluh lagi. Kenapa harus secepat itu kematiannya datang. Rasanya aku tak percaya kehilangan dia secepat itu. Bahkan dampai detik inipun aku tak pernah berhenti menangisinya.

Dear tuhan,
Aku rindu padanya, aku rindu akan kegilaan yang tercipta ketika aku dan dia bersama. Aku rindu berbagi banyak hal dengannya. Tuhan, jika boleh meminta aku ingin sekali lagi waktu diulang. Aku ingin mengulang semua hal yang pernah kita lewatkan.

Ps; Ema TriUtama(Tama) gue kangen kegilaan kita! Gue kangen ga ada lagi yang bisa gue ajak cerita. Btw. Kita punya ponakan baru! Ar-Shaka Ranji Alden. Me miss u Ma:")

Tidak ada komentar:

Posting Komentar