Surat ke 4 hari ke-5
Selamat sore, Karel.
Maaf 2hari ini aku selalu telat menulis surat untukmu. Aku terlalu lelah untuk masalah yang ada dalam pekerjaanku.
Karel, aku tak mengerti kenapa setiap malam seperti adabyang aneh dalam diriku, bayangmu tak pernah hilang dari ingatanku tawa, senyum dan suaramu.
Karel, maaf jika disurat kali ini aku langsung to the point karna aku sangat tidak nyaman dengan rasa yang ada sekarang. Aku terlalu malu untuk menyebut ini cinta namun aku juga tak bisa memendamnya lebih lama lagi.
Kau tau? Saat aku meliat matamu aku seperti melihat senja. Teduh. Tenang.
Aku tak banyak berharap padamu hanya saja aku ingin kau tau aku mulai jatuh cinta padamu. Pada pribadimu pada seluruhmu.
Karel, sudah dulu ya? Besok akan kuceritakan lebih banyak lagi tentang rasaku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar